Aku benar-benar kacau, aku menghantam-hantamkan tinjuku pada lantai rumah sakit. Dan akupun ikut meneteskan air mata bahagia. film bokep jepang Dia juga membawa satu set pakaian pria lalu memberikannya padaku, “pake aja punya kakakku !”“Iya,” aku menggigil, pergi ke kamar mandi untuk mengganti pakaian.Saat aku kembali ke ruang depan, sudah ada dua cangkir teh hangat dan biskuit di meja. Pikiranku kacau, suasana berubah seketika.Saat di rumah sakit, Sava langsung dilarikan ke ruang UGD, aku menunggu dengan perasaan gusar di depan ruangan. Selain itu dia juga disodorkan kontrak di sebuah majalah ternama. Aku histeris menggoyang-goyangkan tubuhnya.“Tolooonngggg, siapa aja tolonngggg.”Aku beserta orang-orang yang menolongnya langsung membawanya ke rumah sakit terdekat, aku terus membersihkan darah Sava yang masih mengalir. Tanganku berjalan-jalan ke atas, merayap pinggangnya lalu menyingkap kaos tipis yang Sava kenakan.“Apa aku perlu menjawabnya ?” mata Sava terbuka sedikit, masih dengan senyum yang melengkung, tangannya bergerak, melingkarkan leherku. Kedua tangan kami serempak saling merangkul, mata kami sepakat untuk saling memejam. Pose-pose yang sangat menawan saat dia melakukan pemotretan, ataupun liukan tubuhnya saat berlenggak lenggok di atas catwalk.Wajahnya selalu berseri-seri, selain karna harus menampakan wajah yang menarik, Sava berseri juga karna senang perolehan point smsnya selalu yang tertinggi dari minggu ke minggu.Ah apa sih yang




















