Kalau sudah begitu, aku yakin pasti air matanya merebak.*******Sepekan sudah aku ke luar kota. Bokep Mom Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Bayangkan saja, rumah kontrakanku tak ubahnya laksana kapal pecah. Tubuh itu lantas berbalik ke arahku, pandangan matanya menunjukkan ketidakpercayaan atas kehadiranku di tempat ini. Sampai-sampai kemana-mana ia pergi harus bersandal jepit kumal. Dan tentu, ketika pulang benak ini penuh dengan jumput-jumput harapan untuk menemukan baiti jannati di rumahku. Sedang aku terlalu sering ngomel dan menuntut isteri dengan sesuatu yang ia tak dapat melakukannya. Berangkat sendiri saja ya?” ucapku. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. “Oh….bukankah ini sandal jepit isteriku?” tanya hatiku. “Alhamdulillah, jazakallahu…,” ucapnya dengan suara mendalam dan penuh ketulusan.Ah, Maryamku, lagi-lagi hatiku terenyuh melihat polahmu. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini!” Jawabku masih dengan nada tinggi.Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Ia beda dengan yang lain, ia begitu bersahaja.




















