kring..!” Suara telepon itu kembali mengejutkanku. Bokep jepang Ia melanjutkan kata-katanya dengan suara berat. Kulihat Linda masih tak bergerak. Aku terbatuk kecil. aktifin tuh handphone-nya..!”
“Klik!” Sejenak kuperhatikan bayanganku yang terpantul jelas pada cermin lebar yang terletak persis di hadapanku. “Hei, Roy.. tapi kamu masih tidur, nyenyak sekali..!” Ia berhenti, tak melanjutkan kata-katanya.Terdengar di ujung sana perempuan itu menarik napas. Kurasakan udara menjadi lebih sejuk. Aku hanya menarik napas dalam-dalam. Kurasakan pinggangku sedikit linu. “Nggak masalah kok, Lin.. Aku merasakan suatu keganjilan. Aku menjadi terpejam-pejam menahan rasa yang sulit diredam. “Tapi kamu suka kan, Roy..?” Kata-katanya terdengar jelas setengah merayu. Sekujur badanku tampak habis matang-matang digigitnya meninggalkan bekas yang membiru.Tak lama kemudian aku kembali ke tempat tidur. Aku tak menyahut. Daya sedotnya begitu sempurna




















