Setelah sampai dalam gedung bioskop sejenak kita nonton film nya, cukup asyik siih filnya. Bokep indo Aku langsung naik ke mobilnya dan ganti baju di dalamnya. Sampai depan gedung bioskop aku menyuruh Lestari untuk membeli makanan cemilan dan sebuah minuman ringan, dan aku yang antri memesan tiket.Tak lama kemudian akhirnya aku sudah mendapatkan tiketnya, aku sengaja membeli tiket dinomer belakang, agar aku bisa berduan atau mungkin bisa bermesraan dengan Lestari. Setelah perkenalan yang singkat tadi saat pembukaan pra jabatan, kita sering sms’an, telpon-telponnan, kadang juga keluar untuk makan malam. Dalam pra jabatan tersebut banyak wanita-wanita cantik, tapi ada satu yang membuat aku sangat tertarik. Aku memasukkan tanganku ke vaginanya dan tangannya juga mulai mengocok penisku.“Ah… ah… ah…”desahan kami berdua berirama.Akhirnya tanganku terasa basah dan dia mengejang… Aku sama sekali belum keluar tapi film keburu selesai. Entah bagaimana caranya dia mengisap, yang jelas rasanya aku melayang-layang, aku cuma menLestarisah,
“Ah… ah…”
“Tuh kan, dah merah”, kata dia sambil menunjuk leher aku. kok manggil mbok”
“28 tahun mbok, emang kenapa?”
“oh, emang bener kamu manggil aku mbok, umur aku 30 tahun.”
“Oh…”Meski dia bilang kalo usianya 30 tahun, aku tak lantas percaya begitu saja.




















